Memilih Wakil Rakyat untuk mewakili kita di DPR-RI

vote

Memilih Wakil Rakyat untuk mewakili kita di DPR-RI

Siapa yang akan kita pilih mewakili kita di Dewan Perwakilan Rakyat RI/DPR- RI nanti (Future hope) ?Sudahkan kita memiliki calon yang kita harapkan dapat memenuhi harapan kita serta harapan masyarakat luas terkait masalah-masalah bangsa saat ini ?(Present problems).

Kedua hal ini merupakan pertanyaan yang harus kita persiapkan jawabannya agar kita tidak lagi seperti istilah klise”membeli kucing dalam karung”. Atau mendapatkan wakil kita di DPR-RI itu yang membuat kita “menggerutu” setiap hari karena ulah mereka yang ikut menambah masalah bangsa yang memang sudah “ribet” ini. Bukankah hal ini tercermin dalam berita-berita media massa serta percakapan sehari-hari, mulai dari arisan ibu-ibu sampai obrolan warung kopi ?
Jangan salah, tidak saja Caleg yang harus mempersiapkan diri. Kita-kita rakyat kecil ini juga harus punya wawasan siapa yang akan kita pilih. Pemilu Caleg menurut saya adalah kegiatan yang serius, karena ini menyangkut masalah bangsa yang akhirnya terkait dengan kehidupan kita sehari-hari. Bukan acara ujug-ujug dipagi hari mendatangi pos pencoblosan suara sambil berfoto ria untuk di upload di facebook. Terkandung tanggung jawab/ “resposibility” kita untuk kita sendiri, masyarakat dan bangsa ini.
Bersyukurlah kita yang masih dapat menggunakan hak pilih, sebelum diusulkan pula untuk dihilangkan seperti dituntut oleh jaksa ketika mengadili perkara seorang perwira tinggi Polri. Mengapa tidak kita syukuri dengan memanfaatkannya ?
Siapa yang akan kita pilih, merupakan jawaban dari pertanyaan apakah dia merupakan bagian dari solusi terhadap masalah-masalah bangsa saat ini yang akan berdampak pada masa depan rakyat dan bangsa Indonesia. Bukan merupakan orang yang menjadi pajangan (datang, duduk, duit…dan ?) atau lebih parah lagi orang yang merupakan bagian dari masalah yang ada.
Tiga masalah parah bangsa saat ini adalah Korupsi, Narkoba dan Terorisme. Sekilas ketiga masalah ini terpisah tidak terkait satu dengan lainnya. Tetapi kenyataan yang ada membuat kita dapat menyangkal tidak adanya kaitan ini. Mungkin kita masih ingat banyaknya orang kecil seperti sipir di Lapas yang dipecat karena “tergelincir” akibat licinnya narkoba hingga “bau” tak sedap bebasnya seorang dari pidana mati yang diputuskan di Lembaga Tinggi Negara. Perampokan Bank CIMB di Medan yang ternyata terkait dengan terorisme dll.
Selain ketrkaitan ketiga masalah tersebut, masalah yang ada saat ini di ketiga ranah itupun masih banyak yang menuntut solusi segera. Masalah Narkoba misalnya, mulai dari hulu yakni UU 35 tentang narkoba yang masih mengriminalkan pecandu,belum adanya UU Rehabilitasi hingga masalah hilir dipenjarakannya pecandu, belum tersedianya layanan yang diperlukan bagi pemulihan kesehatannya,standar layanan pecandu yang melanggar HAM, SDM yang kurang kompeten dll.
Penyelesaian salah satu masalah secara tuntas dalam mata rantai ketiga masalah terkait tersebut merupakan langkah strategis.
Sehubungan dengan hal itu, kalau kita ingin masalah narkoba dan kesehatan tuntas misalnya tentu kita akan memilih wakil kita di DPR-RI nanti seorang yang punya integritas dan komitmen dalam perjuangannya dan mengerti masalah narkoba serta kesehatan.
Salah satu calon yang saya ketahui memiliki kedua syarat tersebut adalah Dr. Hartati Hermes Kiemas, MQIH. Beliau mewakili Dapil Bandung dan Cimahi.
Mari kita telusuri sejak sekarang siapa dia, apa sepak terjangnya selama ini dan apa yang akan diperjuangkannya nanti setelah kita pilih menjadi anggota DPR-RI. Tak lain tak bukan, agar kita tidak salah pilih lagi seperti selama ini.
Bagi saya sebagai sahabatnya sejak menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran UNPAD tahun 1970, dia ibaratnya seorang “Ahok yang menggunakan rok”, punya integritas, komitmen, disiplin, tegas dan ngotot mewujudkan sebuah cita-cita.
Dipilih…dipilih….dipilih….mari kita pilih !

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.