4 Alasan pakau narkoba, walau “nenek” dan “spanduk-spanduk” bilang itu berbahaya.

4 Alasan pakau narkoba, walau “nenek” dan “spanduk-spanduk” bilang itu berbahaya.


Secara umum, orang “pakau” narkoba, sekurangnya karena 4 alasan berikut :

1. Untuk kenikmatan ( To feel good ). Narkoba yang disalahgunakan umumnya memberikan rasa senang, bahkan kenikmatan. Sensasi euforia ini akan diikuti oleh pengaruh-pengaruh lainnya, tergantung jenis narkoba tersebut. Kalau dia jenis stimulan seperti shabu, ekstasi, rasa nikmat itu diikuti oleh rasa “pede”berlebihan, rasa bertenaga/energik, bisa berpikir cepat. Sebaliknya heroin/”putau” diikuti oleh rasa santai/damai/”peace”dan rasa puas.

2. Untuk “penyembuhan”( To feel better). Ada orang yang menggunakan narkoba, awalnya karena rasa cemas, tidak bisa bergaul sehingga merasa “sepi” tersisih dari pergaulan, rasa sedih atau stress kehidupan lainnya. Narkoba dianggap sebagai “penawar”semua rasa tak nyaman ini. Stress dapat memegang peranan penting untuk selanjutnya menjadikan seseorang tergantung atau kecanduan narkoba.

3. Untuk bekerja lebih baik ( To do better). Akibat dorongan tekanan pekerjaan, seseorang terdorong menggunakan “penambah tenaga”untuk memompa kemampuannya. Semacam doping pada atlit, atau untuk meningkatkan kinerja kognitif/daya pikir. Awalnya juga bersifat coba-coba, tapi berakhir dengan kecanduan dan ketergantungan.

4. Rasa ingin tahu dan “orang lain juga pakau kok”(Curiosity and “because others are doing it.”) Alasan ini biasanya dialami remaja karena mereka sangat rentan dipengaruhi rekan sebayanya/peer pressure. Dan remaja sering terlibat dalam perilaku risiko tinggi yang mendebarkan dan menuntut keberanian.

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.