Kambuhnya pecandu narkoba tidak berarti kegagalan terapi

Kambuhnya pecandu narkoba tidak berarti kegagalan terapi

Apakah kekambuhan pada pecandu narkoba setelah upaya terapi dan rehabilitasi berarti kegagalan upaya tersebut ?

Tidak benar ! Sama seperti penyakit khronis lainnya, kekambuhan pada penyakit adiksi/ pecandu narkoba lebih merupakan suatu hal yang lumrah. Kekambuhan lebih merupakan bagian perjalanan panjang pembelajaran terus menerus menuju pemulihan/recovery. Sehingga semakin disadari faktor pemicu kambuh semakin mampu seseorang mengantisipasi dan terampil mengatasi “sugesti” yang terjadi.

Malangnya, biasanya terapis/konselor/tempat rehab yang disalahkan kalau terjadi kambuh. Sebaliknya jika Diabetes, Hypertensi atau Asthma yang kambuh, “si sakit” yang dipersalahkan, walaupun sikap mencari kambing hitam pada kedua kejadian diatas sama-sama tidak ada untungnya.

Dari grafik diatas, terlihat bahwa sebenarnya tingkat kekambuhan pada pecandu narkoba sedikit lebih rendah dari Hypertensi dan Asthma yang sama-sama penyakit khronis. Yng perlu dilakukan adalah meninjau faktor-faktor yang berpengaruh pada kekambuhan, menyesuaikan terapi bahkan bila perlu mencari alternatif terapi terkait perkembangan penyakit.

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.